Menkes Prancis: Tiap 30 Detik Satu Warga Paris Terpapar Corona COVID-19
Satu masyarakat Paris terkena Corona COVID-19 tiap 30 detik, sesaat tiap 15 menit ada seorang masyarakat Paris yang datang di dalam rumah sakit karena virus itu, kata Menteri Kesehatan Prancis Olivier Veran untuk Selasa, 3 November 2020.
agen judi bola terbesar shin tae yong dapat dukungan korsel
Diambil dari situs Kanal News Asia, Rabu (4/11/2020) Veran memberi tanggapan ke Radio RTL selaku respon atas tuntutan Wali Kota Paris Anne Hidalgo untuk buka toko buku kecil serta toko kecil yang lain untuk coba jaga perdagangan serta rutinitas sosial lagi berjalan, walau ada kuncian baru di Prancis.
Veran menjelaskan, cara semacam itu begitu beresiko ingat tingkat infeksi COVID-19 yang tinggi di ibukota Prancis.
"Ia tidak dapat meremehkan bukti jika tiap 15 menit, di dalam rumah sakit Paris, ada orang sakit yang dirawat di dalam rumah sakit sebab Corona COVID-19. Ia tidak dapat meremehkan bukti jika tiap 30 detik, ada masyarakat Paris yang tercemar," kata Veran.
"Kami pengin selamatkan Paris serta rakyat Prancis serta kami melakukan dengan kemauan serta stabilitas," ucapnya.
Prancis memberikan laporan rekor 52.518 Corona COVID-19 baru di hari Senin, sesaat jumlah kematian COVID-19 di negara itu naik 416 jadi 37.435.
Pekan kemarin, pemerintahan Prancis umumkan kembali lagi mengaplikasikan karantina daerah nasional karena gelombang baru wabah COVID-19. Masalah di negara itu telah tembus 1 juta.
Karantina daerah ini berjalan sampai 1 Desember. Tiap 15 hari akan dikerjakan asesmen atau penilaian kembali lagi.
"Seperti pada musim semi, kamu cuman bisa keluar dari rumah untuk bekerja, untuk agenda klinis, untuk memberikan kontribusi ke seorang saudara, untuk berbelanja beberapa barang dasar, atau untuk jalanan di dekat rumah," tutur Presiden Prancis Emmanuel Macron seperti diambil BBC.
Berdasar data Johns Hopkins University, ada 1,28 juta masalah COVID-19 di Prancis. Pasien wafat capai 35 ribu.
Melalui Twitternya, Macron menyebutkan 85 % masyarakat yang wafat karena COVID-19 ialah lanjut usia di atas 70 tahun. Macron mengutamakan membuat perlindungan orang dengan penyakit akut, pengidap diabetes, dan kegemukan.
Kedutaan Prancis di Jakarta memberikan fasilitas penjemputan beberapa ratus masyarakatnya yang sedang liburan di Bali menghindar penebaran Corona. Awalnya beberapa pelancong ini kesusahan kembali pada Prancis sebab beberapa lapangan terbang yang disinggahinya menetapkan loc...
